COMMPASIONATE SCHOOL (SEKOLAH WELAS ASIH)

Seberapa ‘Welas Asih’ sekolah kita??

foto muhammad AlwiSaat jalan-jalan ke toko buku, bersama dua anak kami, Khadijah Shafira dan Fatimah Shalsabila. Sambil mengantarkan mereka ke bagian anak-anak (karena mereka duduk di kelas 4 SD dan 1 SD), sayapun jalan-jalan melihat-lihat buku-buku yang mungkin bisa dan perlu saya miliki. Tanpa sengaja saya melihat buku “Compassion, 12 langkah hidup Berbelas Kasih”, karya Karel Armstrong.  Saya jadi tertarik dengan buku itu, dibenak saya, bagaimana Amstrong cerita tentang Commpasion 12 (welas Asih).

Setelah saya membacanya, seperti biasa, bacaan-bacaan itu saya hubungkan, dan menghubungkan saya dengan ide-ide yang sedang saya geluti. Sejak 5 tahun terakhir ini, tema KEBAHAGIAAN dan PENDIDIKAN POSITIF dalah sesuatu yang sering Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Psikologi dan Pendidikan | Meninggalkan komentar

Benarkah Agama Berpotensi Rusak Akal?

dr-fauziKemampuan melakukan proses berfikir adalah salah satu anugerah Ilahi pada manusia yang begitu berharga. Bahkan kemuliaan manusia tercermin dari keruntutan proses fikir yang menuntun kearifan bersikap. Pergumulan pemikiran memungkinkan terjadi karena  adanya data baru yang diterima. Proses dinamis dalam update pola pikir ini adalah keniscayaan yang tak terhindari untuk terus mengembangkan diri.

Rene Descartes mengatakan Cogito ergo sum (aku berfikir maka aku ada). Allamah Thabathai dalam buku Light within Me menegaskan bahwa akal adalah “nabi” personal manusia karena melalui akal inilah manusia dapat menerima pesan-pesan Ilahi dan menerapkannya di ruang publik dalam bentuk keterjagaan kesucian. Nabi bersabda: “La dina Liman La Aql Lahu ( Tiada agama bagi mereka yang tidak menggunakan akalnya). Kaidah umum juga mengajarkan: “Al Insan hayawanun natiq” (manusia itu adalah hewan berakal/berwacana). Ayat ayat suci Al-Qur’an bertaburan dengan dorongan agar manusia merenung dan berfikir tentang Tuhan maupun tentang penciptaan-Nya. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

MERAWAT AKAL, ANTARA “RUANG PUBLIK” DAN KEBENARAN

plato-okeAhkhir-akhir ini di Indonesia ramai dalam pembicaraan publik tentang Syariat, tentang kasus Ahok, tentang Khilafah, ISIS, Jabha Nusra, Syuria. Diberitakan salah satu pentolan kelompok Islam radikal dengan terang-terangan mengatakan salah satu anaknya syahid di Syuria (dalam barisan Al Qaeda), Terorisme, bahkan sebagaian dari mereka terlihat di youtube baiah pada Abu Bakar al Bagdadi (ISIS) dan lain-lain. Negeri kita tercinta, saat ini seakan bukan berbenah menuju ke depan, tetapi sedang sangat sibuk dalam mengalokasikan SDA/SDM-nya untuk menyelesaikan masalah, menyelesaikan problem. Disintegrasi bangsa, radikalisme, korupsi, intolerasi, krisis kepercayaan dan seterusnya.  Ada apa dengan Indonesia saat ini? Apakah pemerintah, negara-hukum dan demokrasi kita sudah terkikis legitimasinya? Tidak rasionalkah pemerintahan negeri ini sekarang? Sehingga krisis identitas, krisis pemahaman keragaman bernegara, bahkan pluralisme beragama semakin pudar? Ada apa ini semua? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

GAMBARAN DASAR : FILSAFAT PENDIDIKAN “ISLAM”

syed-naquib-al-attas

Sayyed Naquib Al Attas

Setiap pembahasan pendidikan, tujuan, muatan kurikulum, dan metode pengajaran, sangat menekankan pentingnya pandangan filsafat (filsafat pendidikan) yang menyeluruh. Dan filsafat pendidikan tergantung dari kepercayaan, keyakinan dan pandangan hidup individu dan masyarakat yang terlibat didalamnya. Dan ini disokong oleh fakta yang secara eksplisit ataupun implisit yang mengatakan bahwa setiap ide, keputusan atau tindakan-tindakan yang berkaitan dengan pendidikan tidak dapat dipisahkan dari filsafat, agama ataupun sain mengenai hakikat manusia, baik jasmani maupun ruhani.
Tuhan adalah dasar dari dan pencipta segala sesuatu, Tuhan yang Maha Berkuasa, dalam merealisasikan keinginan-Nya melalui penciptaan, penghancuran, dan penciptaan Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

SEKILAS : SEJARAH PERMASALAHAN/KEHANCURAN DUNIA “ISLAM”

Perang KhaibarIslam adalah sebuah agama yang turun digunung pasir arab abad ke 6. dengan segala kegunung pasirannya, Islam merasuki masyarakat gurun itu, merekontruksi bangunan mental  ‘gunung-pasir’ digabungkan dengan ‘semangat suci’ ke-wahyu-ilahian yang menerobos batas-batas historis. Dengannya maka Islam menjadi terarab-kan dan arab terislamkan. Tahun demi tahun kegemilangan masyarakat gurun setelah terkena sentuhan spirit qurani, menjadikan mereka bangsa yang besar dan terbesar.

Penaklukan demi penaklukan, penyebaran Islam dengan berbagai motif. Sama seperti semua peradapan umumnya dalam ‘perluasan kekuasaan’, maka 3 hal yang diemban yaitu Glory (kebanggaan dan harga diri bangsa kuat dan besar), Gold (mendapatkan tambahan kekayaan, ekonomi dan kemakmuran), serta Gospel (misi suci menyebarkan agama). Ketiganya saling tumpang tinding dengan komposisi yang tidak selalu tetap. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat dan Agama | Meninggalkan komentar

Landasn Ideologi Ekstrimisme Radikalisme

RADIKAL IDEOLOGIS DAN RADIKAL HARAKI (Wahabi-Salafi-Takfiri Indonesia)

Wahabi

al_quran

Alquran adalah Pasti : Tetapi semua Ulama/Madzab ingin menggapainya. Yang dilarang adalah mengklaim dialah yang mempu menggapai (yang lain tidak/salah , sesat, bid’ah, syirik bahkan Kafir).

Sekarang ramai dibicarakan orang tentang WAHABI-SALAFI dan TAKFIRI. Apa sebenarnya mereka ITU? Bagaimana hubungan antara ketiganya (Wahabi-Salafi-Takfiri)? Ini adalah tulisan yang sangat singkat, yang mencoba menghubungkan ketika term WAHABI-SALAFI-TAKFIRI.

Wahabi adalah ajaran yang dibawa oleh Muhammad bin Abdul Wahab. Dinama ajaran-ajaran ini berkolaborasi dengan pemerintahan Saudi-Arabia sampai sekarang ini. Karena sejarahnya yang kelam, karena timbulnya ajaran ini sangat berdarah-darah, maka mereka sendiri enggan disebut sebagai Wahabi. Inti ajarannya adalah percampuran antara ajaran Imam ibn Hambali (termasuk imam 4 Ahl-Sunnah wal Jamaah), Ibn Taymiyyah dan Muhammad bin Abdul Wahab sendiri. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

MEMBELA TERORISME

(Perspektif dan Paradigma tidak Mainstream)

laskar mawar 2PEKRTANYAAN KLASIK SOAl Terorisme masih terus mengambang belum terjawab secara tuntas: mengapa mereka melakukan teror? Meskipun gerakan perlawanan bersenjata itu tersebar dari Srilangka, Palestina, Chechnya, Spanyol, sampai dengan Irlandia, lonjakan perhatian baru terjadi sesudah kejadian 11 September 2001. Sesudah serangan teror di Amerika itu, begitu besar sumber daya dialokasikan untuk menjawab pertanyaan ini. Menurut salah satu database buku terbesar di dunia, WordCat, dalam waktu kurang dari dua tahun telah terbit lebih dari empat ribu buku tentang terorisme. Dan, tak terhitung analisis berupa artikel tentang topik yang sama. Melihat besarnya perhatian terhadap terorisme, maka menarik untuk dikaji kerangka analitis (analytical framework) yang digunakan dan implikasi penggunaan sebuah kerangka terhadap pemahaman kita tentang terorisme.

Begitu juga dalam membaca buku Army of Rose, karya Barbara Victor ini. Kita perlu memahami kerangka yang digunakan oleh Barbara Victor dan para analis dalam menganalisis perlawanan bersenjata. Pemahaman Ini akan membantu kita untuk bisa mencerna tulisan dan menempatkan buku ini dalam konteks llteratur perlawanan bersenjata. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized

Apa itu Islam Nusantara

Latarbelakang
Islam NusantaraLepas dari unsur Penegasan, Kepentingan politik, pragmatisme dan mengambil kesempatan dll. Penegasan Konsep “Islam Nusantara” adalah Menarik.
Secara sederhana, Gus Mus menjelaskan maksud Islam Nusantara yakni Islam yang ada di Indonesia dari dulu hingga sekarang yang diajarkan Walisongo. “Islam ngono iku seng digoleki wong kono (Islam seperti itu yang dicari orang sana), Islam yang damai, guyub (rukun), ora petentengan (tidak mentang-mentang), dan yang rahmatan lil ‘alamin,” terangnya. “Islam Nusantara ini didakwahkan merangkul budaya, melestarikan budaya, menghormati budaya, tidak malah memberangus budaya,” kata Agil Siraj kepada BBC Indonesia.
Elaborasi
Menurut saya, Islam Nusantara adalah upaya penegasan. Ini kami, ini yg kami pilih, ini yg kami kedepankan (dan ini yg sebenarnya). Dari sekian banyak wajah dalam Agama Islam.
1) Epistemologinya: Pertanyaan mana yang benar dan Salah? Disini dipertanyakan Mana Wajah Islam yg Benar dan sebenarnya? Sebab banyak wujud Islam saat ini yang justru bukan Islam dan dianggap seakan itulah Islam. Kekerasan, polemik Madzab (Sunnah-Syiah-Wahabi), Fenomena ISIS, Khilafah Islam, dll. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar