PENDIDIK (KAN) MESTINYA MEMAHAMI ANAK, BUKAN MERENOVASI MEREKA…..

PENDIDIK (KAN) MESTINYA MEMAHAMI ANAK, BUKAN MERENOVASI MEREKA…..

Sebab, Pendidikan itu semacam tukang kebun, yang melakukan tindakan-tindakan supaya pohon atau tumbuh-tumbuhan itu tumbuh sempurna. Yang dilakukan adalah membajak tanah unt

uk persiapan menanam benih, menyemai benih sedemikian rupa supaya mendapat sinar matahari dan udara cukup, lalu dengan tepat waktu benih disirami dan dipupuk yang sesuai, begitu juga hama-hama diberantas, dan rumput-rumput serta tanaman pengganggu disingkirkan. Jika Tukang kebun mengerjakan ini semua dengan baik maka potensi kehidupan yang terkandung dalam benih akan tumbuh menjadi kehidupan riil, yang secara berlahan menjadi tumbuh dan berkembang dengan sempurna dan berbuah. (Ta’lim wa Tarbiyyah, Ibrahim Amini, 2006: 1)
Pendidikan adalah mengantarkan Potensi menjadi aktualita…..
Kita tidak mungkin menjadikan Bibit Apel menjadi Buah Jeruk.

Tentang pendidikan positif

Kami adalah Pendidik, Guru, Dosen dan Trainer. Alumni Pasca Sarjana Univ Brawijaya Malang, sekarang studi lanjut di Department Psychology. Kami mengembangkan Seminar, Workshop, dan berbagai Test berbasiskan psikology. Mulai dari 1. Workshop berbasiskan Multiple Intelligence, Topografi Otak, Power Personality, Performance Barrier, Succes with Understanding Personality, Otak Kanan- Otak Kiri, bagaimana mengetahui dan memanfaatkannya untuk sukses dll. Semua itu untuk pengembnagan SDM dan Human Capital. Baik untuk Guru, anak-anak (TK, SD, SMP, SMA, PT), juga untuk karyawan Industri dan Perusahaan. 2. Test test yang mendukung workshop dan seminar diatas seperti; a) Test Multiple Intelligence, b) Test Personality, c) Test Performance Barrier dll. Konsep Kami adalah......Discovering Your Royal road to learning, achievable and Personal Satisfaction. Bagaimana caranya? Caranya dengan discovering your talent, your ability (dengan pemahaman, test), the right place....maka sukses dan bahagia akan mudah didapatkan. Positif Pendidikan adalah Pendidikan yang berusahan menjadikan pebelajar (siapapun yang belajar), akan mampu untuk meraih tidak hanya sukses (achievable) tapi juga bahagia (will-being). Success and Happy.
Pos ini dipublikasikan di Psikologi dan Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s