Dahsyatnya Kekuatan Seorang Guru (#Perception : Guru Positif)

IMG_0190

Pelatihan Guru di Bali

Dalam Psychology of Perception ada teori Pygmalion Effect (harapan/ramalan yang akan dipenuhi dengan sendirinya). Efek Pygmalion, atau efek Rosenthal, adalah fenomena di mana semakin besar harapan ditempatkan pada orang, seringkali anak-anak atau siswa dan karyawan, semakin baik mereka akan melakukan sesuatu yang diharapkannya itu. Ada semacam self-fulfilling prophecy , dan, dalam hal ini, orang akan meng-internalisasi label positif mereka, dan mereka dengan label positif akan menyesuaiakn hal-hal itu dan berhasil.Berikanlah sebuah reputasi pada anak (reputasi yang baik), maka mereka akan menginternalisasi itu dan mereka akan ‘mati-matian’ mempertahankan reputasi ‘posiif’ itu.
Bersandiwarah-lah, pura-pura dialog dengan teman sejawad anda, teman-teman anda, dan pujiah, berilah reputasi baik pada-nya, walaupun itu sandiwara. Upayakan mereka mendengar itu, dan mereka tidak mengetahu itu sandiwara. Maka itu akan di-internalisasi, dan mereka akan berusaha menjadi seperti itu. Saya sering mencoba dengan murid-murid saya, juga anak-anak saya, dan hasilnya sangat-sangat menakjubkan.
Misalnya: kita bicarakan anak yang bernama Hasan, yang baru saja mendapatkan nilai Matematika, 8,0 yang biasanya hanya 6,5 atau 7 atau dibawah itu. Walaupun rata-rata kelas saat itu adalah 8,0 (karena mungkin soal-nya kita buat mudah). Lalu kita berbicara dengan guru lain, tanpa sepengetahuan Hasan. Tetapi memang kita rekayasa supaya Hasan mendengarnya. “Ibu/bapak, ternyata Hasan itu pandai lho pak, kemarin ulangan Matematika saya mendapatkan nilai 8,0. Oh ya bu…hebat. Hasan itu sebenarnya memang hebat lho..bu ditimpali, dipelajaran saya saja, juga mirip-mirip seperti itu. Kalau dia mau belajar sedikit saja, saya yakin semester depan dia akan masuk 5 besar”. Label Positif yang didengar tanpa sengaja….itu akan sangat-sangat masuk ke-memory jangka panjang bahkan ke-alam-bawah sadar-nya. Ini berpuluh puluh kali lipat efeknya daripada sekadar ucapan-ucapan positif.
Disamping itu, walaupun tidak berhubungan langsung dengan diatas. Usahakanlah Evaluasi/ulangan-ulangan harian pertama masuk (KD 1), semester 1. Buatlah soal-soal itu sangat-sangat mudah. Sehingga hampir semua anak di kelas akan mendapatkan nilai 8,0 keatas. Dengan ini akan keluar ‘perception’ bahwa saya bisa, saya mampu, pelajaran ini tidak sulit. Walaupun anak-anak yang ‘pesimis’ tetapa akan membandingkan nilai dia dengan anak yang lain, karena yang lain banyak yang 10. Tetapi efek bahwa saya 8,0 itu akan tetap masuk dibenak anak-anak itu.
Semoga berhasil…..dan sama-sama mencoba, dan mencobanya lagi.

IMG_0292

Pelatihan dan Motivasi
SMK RSBI Negare

Guru..oh Guru, karena kekuatan kita, karena sentuhan kita, kita akan mampu menerobos………jeratan-jeratan berbagai determinisme.

“Dan barangsiapa menghidupkan seorang manusia maka dia seolah-olah telah menghidupkan manusia semuanya” (QS. Al Maidah : 32). Berdasarkan tafsir yang diambil dari Iman Jakfar Shodiq (dalam buku: Husain Madzahiri, “Jihad an Nafs”), dikatakan bahwa menghidupkan dalam ayat diatas adalah MENGAJARKAN, MEMBERIKAN PETUNJUK dari kesesatan menuju jalan yang baik. Sungguh mulia jasa seorang guru, ustad, pembimbing yang dengan ikhlas…menginginkan anak didiknya menjadi lebih baik…dan lebih baik. Disinilah mungkin yang menyebabkan saat terjadi peperangan (zaman Ali bin Abi Tholib kw) dan ada seorang yang bertanya tentang sesuatu yang penting (kebutuhan akan pengajaran), maka peperangan itu ditunda (dihentikan sejenak) demi menjawab pertanyaan itu.
Jika kalian, Engkau (siapapun para guru), kata ISLAM, mampu mendidik seorang manusia dan mempersembahkan kepada masyarakat….maka ganjarannya/nilainya melebihi dari pada Jihad. Inilah mungkin kebenaran perkataan: “Tinta ulama akan ditimbang dengan darah suhada”. Sebab pengajaran yang “BAIK” dapat membatalkan berbagai hal, mulai dari; Faktor Genetika (J. Watson dll), Pendidikan Keluarga (saat urgennya pendidikan saat kecil dan seterusnya, lihat konsepsi Psiko-Analisa, Freud dkk), Faktor Makanan, juga jeratan Lingkungan.

Tentang pendidikan positif

Kami adalah Pendidik, Guru, Dosen dan Trainer. Alumni Pasca Sarjana Univ Brawijaya Malang, sekarang studi lanjut di Department Psychology. Kami mengembangkan Seminar, Workshop, dan berbagai Test berbasiskan psikology. Mulai dari 1. Workshop berbasiskan Multiple Intelligence, Topografi Otak, Power Personality, Performance Barrier, Succes with Understanding Personality, Otak Kanan- Otak Kiri, bagaimana mengetahui dan memanfaatkannya untuk sukses dll. Semua itu untuk pengembnagan SDM dan Human Capital. Baik untuk Guru, anak-anak (TK, SD, SMP, SMA, PT), juga untuk karyawan Industri dan Perusahaan. 2. Test test yang mendukung workshop dan seminar diatas seperti; a) Test Multiple Intelligence, b) Test Personality, c) Test Performance Barrier dll. Konsep Kami adalah......Discovering Your Royal road to learning, achievable and Personal Satisfaction. Bagaimana caranya? Caranya dengan discovering your talent, your ability (dengan pemahaman, test), the right place....maka sukses dan bahagia akan mudah didapatkan. Positif Pendidikan adalah Pendidikan yang berusahan menjadikan pebelajar (siapapun yang belajar), akan mampu untuk meraih tidak hanya sukses (achievable) tapi juga bahagia (will-being). Success and Happy.
Pos ini dipublikasikan di Psikologi dan Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s